Selasa, 04 Desember 2012

Valuta Asing


C. Valuta Asing
Setiap negara mempunyai mata uang yang
berbeda-beda. Mata uang yang dapat digunakan
sebagai alat pembayaran di negara lain dinamakan
valuta asing. Misalnya Pak Andre ingin mengimpor
alat-alat elektronik dari Singapura.
Untuk membayar barang-barang yang diimpornya,
Pak Andre harus menukarkan mata uang rupiahnya
menjadi mata uang Singapura. Mata uang Singapura
ini disebut valuta asing. Contoh-contoh valuta asing
lainnya dapat kalian perhatikan pada tabel di bawah
ini.

























Apabila sesuatu barang ditukar dengan barang
lain, tentu di dalamnya terdapat perbandingan nilai
tukar antara keduanya. Nilai tukar itu sebenarnya
merupakan harga di dalam pertukaran tersebut.
Demikian pula pertukaran antara dua mata uang yang
berbeda, terdapat perbandingan nilai/harga antara
kedua mata uang tersebut. Perbandingan nilai inilah
yang sering disebut kurs (exchange rate). Misalnya US$1
sama dengan Rp9.200,00, berarti untuk mendapatkan
satu dollar Amerika Serikat dibutuhkan Rp9.200,00.
Kurs valuta asing seringkali mengalami perubahan,
kadang menguat, namun terkadang juga melemah.
Perubahan ini disebabkan karena permintaan dan
penawaran mata uang asing. Sebagai contoh, pada tanggal 31 Maret
2008 nilai rupiah terhadap dollar Amerika Serikat sebesar Rp9.200,00
(US$1 = Rp9.200,00).
Pada tanggal 1 April 2008, besarnya nilai rupiah
terhadap dollar Amerika Serikat Rp9.203,00 (US$1 =
Rp9.203,00). Berubahnya kurs rupiah terhadap dollar
Amerika Serikat menunjukkan bahwa harga dollar
Amerika Serikat semakin tinggi sehingga dapat disebut
dollar Amerika Serikat menguat. Bagaimana dengan
kurs rupiah terhadap dollar? Kuatnya nilai dollar
terhadap rupiah menyebabkan nilai rupiah menurun

Mata uang asing dapat diperjualbelikan. Tempat untuk jual beli
valuta asing di bank devisa atau money changer. Penghitungan dalam
jual beli valuta asing didasarkan pada kurs jual dan kurs beli. Kurs
jual adalah kurs yang diberlakukan oleh bank apabila bank menjual
mata uang asing. Adapun kurs beli adalah kurs yang diberlakukan
oleh bank apabila membeli mata uang asing.

Apabila kita perhatikan di tempat-tempat penukaran valuta
asing, harga kurs jual akan lebih tinggi dibandingkan kurs belinya.
Mengapa demikian? Karena mereka ingin mendapatkan
keuntungan. Keuntungan jual beli valuta asing dapat diperoleh dari
selisih kurs jual dengan kurs beli.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar